Search
21 Desember 2025
Zulhas Targetkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih di JatengPati, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menargetkan pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah Jawa Tengah. Target tersebut disampaikan saat Zulhas melakukan kunjungan kerja ke Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, pada Sabtu (20/12/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih beserta berbagai fasilitas pendukung ketahanan pangan yang tengah dikembangkan di kawasan pesisir tersebut. Banyutowo diproyeksikan menjadi percontohan nasional pengembangan kawasan nelayan berbasis ekonomi kerakyatan.
Dalam peninjauan lapangan, Zulhas mengapresiasi penataan kawasan Desa Banyutowo yang kini telah dilengkapi dengan infrastruktur modern dari hulu ke hilir. Menurutnya, integrasi fasilitas produksi, penyimpanan, hingga distribusi sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus menjaga kualitas hasil perikanan.
“Di sini dibangun Kampung Nelayan yang sangat lengkap. Ada pabrik es, cold storage tempat penyimpanan ikan, hingga tempat pelelangan ikan (TPI). Tidak hanya itu, sarana pendukung, seperti warung-warung warga dan jalanan juga sudah dibaguskan, termasuk tambatan perahunya,” ujar Zulhas kepada awak media, Sabtu (20/12/2025).
Selain infrastruktur fisik, Zulhas juga menyoroti pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang tengah berjalan di kawasan tersebut. Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi warga sekaligus pengelola berbagai fasilitas agar program Kampung Nelayan Merah Putih dapat berjalan berkelanjutan.
Salah satu fokus utama dalam kunjungan tersebut adalah area tambak rakyat yang dikembangkan untuk budidaya ikan salin (nila salin). Zulhas menilai komoditas ini sangat strategis karena akan menjadi salah satu penopang pasokan protein nasional.
“Terakhir tadi saya tinjau adalah tambak rakyat untuk Ikan salin. Ini sangat strategis karena nantinya akan menyuplai kebutuhan protein bagi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dalam program makan bergizi gratis (MBG),” jelasnya.
Lebih lanjut, menko pangan menegaskan, model pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dengan tambak rakyat, seperti di Banyutowo tidak akan berhenti di satu lokasi. Pemerintah pusat berkomitmen mereplikasi konsep ini di berbagai kawasan pesisir lainnya di Jawa Tengah.
“Nantinya Banyutowo jadi percontohan pembangunan kawasan pesisir berbasis ekonomi kerakyatan. Rencananya akan kita bangun beberapa lagi. Untuk di seluruh wilayah Jawa Tengah, kita targetkan total ada 100 lokasi (tambak rakyat dan pengembangan kawasan nelayan) seperti ini,” tegas Zulhas.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari agenda Kabinet Merah Putih untuk mentransformasi kampung nelayan tradisional menjadi kawasan yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing. Melalui pembangunan infrastruktur modern, peningkatan kualitas produk, serta pendampingan usaha, pemerintah berharap kesejahteraan nelayan meningkat, angka kemiskinan pesisir menurun, dan ketahanan pangan nasional semakin kuat, khususnya dari sektor kelautan dan perikanan.
Sumber berita: Beritasatu.com
Sumber foto: Humas Kemenko Pangan