Search
15 September 2025
Zulhas Puji Menkeu Purbaya karena Masalah Kopdes Tuntas 30 MenitJakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memuji langkah cepat Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang berhasil menyelesaikan masalah pendanaan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hanya dalam waktu 30 menit rapat koordinasi.
Dalam rapat koordinasi terbatas (Rakortas), Zulhas menyebut Purbaya sebagai “menteri koboi” dalam arti positif karena mampu menuntaskan persoalan yang berlarut hingga enam bulan.
“Tadi saya menyampaikan kedatangan menteri (Purbaya) yang katanya koboi itu, memang benar-benar koboi ini. Persoalan kami berapa bulan (belum) selesai-selesai berputar-putar. Hari ini 1 hari rapat setengah jam kelar,” ujar Zulhas dalam rakortas di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Zulhas menjelaskan, selama ini peraturan terkait pendanaan kopdes dan KDKMP terlalu rumit, sehingga sulit terselesaikan. Kini, semua masalah teknis dan pencairan dana bisa dituntaskan dalam waktu singkat berkat kepemimpinan menteri keuangan yang baru.
“Sehingga ini lihat wajahnya cerah-cerah semua di sini. Peraturan rumit-rumit setelah 6 bulan kita rumuskan itu, ternyata sekarang 1-2 hari bisa selesai,” ucapnya.
Ia juga memastikan bahwa pendanaan untuk kopdes kini sudah tersedia. Dari Rp 200 triliun dana pemerintah yang ditempatkan di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sebagian akan digunakan untuk membiayai 16.000 cabang kopdes yang siap operasional mulai September–Oktober 2025.
Zulhas meminta para pengurus koperasi segera menyiapkan proposal untuk mengakses pendanaan tersebut ke bank Himbara.
Ia juga menekankan pentingnya Kopdes dalam menjaga stabilitas pangan dan distribusi barang kebutuhan pokok, seperti sembako, gas melon, hingga pupuk menjelang masa tanam. Menurutnya, Kopdes juga berperan memangkas rantai pasok dan mengeliminasi peran tengkulak di desa.
“Koperasi ini akan memotong rantai pasok yang panjang juga untuk mengeliminir di desa-desa itu tengkulak-tengkulak,” ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan telah menyalurkan dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun dari Bank Indonesia ke perbankan nasional, dengan total lima bank penerima.
Purbaya memerrinci penyaluran dana ke Himbara: Bank Mandiri, BNI, dan BRI masing-masing menerima Rp 55 triliun, BTN sebesar Rp 25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp 10 triliun.
Sumber berita: beritasatu.com
Sumber foto: Humas Kemenko Pangan