Search
26 Agustus 2025
Zulhas Mau Naikkan Target Penyaluran Beras SPHP Jadi 30.000 Ton SehariJAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan bahwa target penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) akan dinaikkan menjadi 30.000 ton per hari.
Menurut Zulhas, saat ini capaian penyaluran SPHP secara harian masih minim, yakni sekitar 6.000 ton per hari.
"(Penyaluran) SPHP yang 1,3 juta memang masih kecil. Satu hari rata-rata baru 6.000 ton. Target kita 30 ribu ton satu hari sehingga dalam tempo satu hingga dua bulan (penyaluran) bisa selesai," ujar Zulhas dilansir dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (25/8/2025).
"Sehingga di mana-mana nanti pasar akan dibanjiri SPHP," lanjutnya.
Stok SPHP yang cukup di pasaran, menurut Zulhas, juga bisa cepat mengantisipasi kenaikan harga.
"Kalau ada kenaikan, otomatis kalau SPHP turun itu akan bisa diatasi," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Rini Andrida mengatakan bahwa saat ini stok beras yang dimiliki pihaknya sebanyak 3,9 juta ton.
Namun, stok tersebut terus bergerak dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
"Dapat kami sampaikan bahwa saat ini stok yang dimiliki Perum Bulog sudah mencapai 3,9 juta ton. Stok ini terus bergerak karena digunakan untuk kegiatan bantuan pangan dan SPHP (stabilisasi dan pasokan harga pangan)," jelas Rini dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah 2025 Kemendagri yang disiarkan daring pada Senin (25/8/2025).
"Terkait dengan posisi stok ini, kami sampaikan bahwa posisinya sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mendukung kegiatan yang ditugaskan oleh pemerintah kepada Perum Bulog," lanjutnya.
Untuk SPHP, realisasi saat ini mencapai 70.519 ton atau 5,35 persen dari target penyaluran Juli hingga Desember 2025.
Capaian realisasi penyaluran beras SPHP pun bervariasi setiap harinya.
Meski begitu, Bulog berusaha agar penyaluran setiap harinya terjaga di 7.000 ton.
Sumber berita: Kompas.com
Sumber foto: Humas Kemenko Pangan