Search

Berita

Warga Palembang Sumringah Terima Bantuan Beras 30 Kg, Zulkifli Hasan Sebut Untuk Warga Desil 1 hingga 4


Warga Palembang Sumringah Terima Bantuan Beras 30 Kg, Zulkifli Hasan Sebut Untuk Warga Desil 1 hingga 4

04 November 2026

Warga Palembang Sumringah Terima Bantuan Beras 30 Kg, Zulkifli Hasan Sebut Untuk Warga Desil 1 hingga 4

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kedatangan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), di Kantor Camat Kertapati, Kota Palembang, Rabu (4/11/2026), disambut antusias masyarakat yang hadir untuk menerima bantuan pangan berupa beras dari pemerintah.

Warga tampak sumringah saat menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram yang merupakan alokasi untuk tiga bulan sekaligus, yakni Oktober, November, dan Desember 2026.

Salah seorang warga Kertapati, Aprilia, mengaku senang bisa melihat langsung sosok Zulkifli Hasan.

Ia juga bersyukur mendapatkan bantuan beras yang dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

"Senang bisa melihat Pak Zulhas secara langsung. Senang juga dapat bantuan beras dari pemerintah. Semoga setiap tahun bisa terus mendapatkan bantuan seperti ini," kata Aprilia usai menerima bantuan pangan di Kantor Camat Kertapati.

Menurut Aprilia, sebelumnya ia juga kerap mendapatkan bantuan melalui kantor kelurahan. Namun, jumlah beras yang diterima kali ini lebih banyak dibandingkan bantuan yang biasanya diperoleh.

"Biasanya saya juga sering dapat bantuan dari kantor lurah, tetapi tidak sampai 30 kilogram. Kalau sekarang totalnya dapat 30 kilogram, senang banget," ujarnya.

Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya karena dapat mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan dapur, terlebih harga beras saat ini masih dirasakan mahal.

"Dengan adanya bantuan ini tentu merasa terbantu dan bisa mengurangi pengeluaran, apalagi harga beras sedang mahal," ungkapnya.

Ungkapan syukur juga disampaikan Yadi, warga Palembang yang menerima bantuan beras sebagai perwakilan pengemudi ojek online (driver online).

Yadi mengaku bersyukur bisa mendapatkan bantuan tersebut. Meski bukan termasuk penerima manfaat bantuan sosial, ia menyebut baru pertama kali mendapatkan bantuan beras dari pemerintah.

"Alhamdulillah, bantuan ini bisa membantu keluarga. Saya ini baru pertama kali dapat beras 5 kilogram. Saya bukan penerima manfaat, tetapi hanya mendapatkan bantuan beras saja," katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan, bantuan pangan beras diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4 berdasarkan data penerima bantuan pemerintah.

Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan total 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember 2026. Dengan demikian, masing-masing keluarga memperoleh 10 kilogram beras setiap bulannya.

"Untuk 33,2 juta kepala keluarga desil 1, 2, 3 sampai 4, masing-masing mendapatkan bantuan pangan 10 kilogram untuk Oktober, 10 kilogram November, dan 10 kilogram Desember. Jadi, dirapel sekaligus menjadi 30 kilogram," jelas Zulhas.

Ia menegaskan, program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah agar masyarakat kurang mampu tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, terutama di tengah kenaikan harga beras.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan beras untuk kebutuhan makan sehari-hari karena keterbatasan ekonomi.

Zulhas juga meminta Perum Bulog memberikan kemudahan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan, tetapi belum menerima penyaluran.

"Kalau Bulog belum menyalurkan dan memang beras di rumahnya sudah tidak ada, bisa datang ke kantor Bulog untuk mengambil dulu. Kalau masuk desil 1 sampai desil 4 dan memang betul-betul membutuhkan, jangan sampai ada rakyat kita yang tidak bisa makan karena tidak ada beras," tegasnya.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Ihsan, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan bantuan pangan beras sebanyak 28.859.610 kilogram atau sekitar 28,8 juta kilogram untuk masyarakat di Sumsel.

Bantuan tersebut dialokasikan bagi 961.987 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Menurut Ihsan, penyaluran bantuan pangan tersebut mencakup seluruh wilayah Sumsel hingga tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

Secara keseluruhan, wilayah Sumsel memiliki 17 kabupaten/kota, 241 kecamatan, serta 3.285 desa dan kelurahan yang menjadi cakupan penyaluran bantuan pangan.

Khusus Kota Palembang, alokasi bantuan pangan diberikan kepada 129.334 penerima dengan total kuantum beras mencapai 3.880.020 kilogram.

Sementara itu, Kecamatan Kertapati mendapatkan alokasi bantuan untuk 13.730 penerima dengan jumlah beras sebanyak 411.900 kilogram.

Adapun di Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, terdapat 1.924 penerima bantuan pangan dengan kuantum beras sebanyak 57.720 kilogram.

Selain itu, terdapat alokasi khusus bagi 200 penerima yang masuk kategori desil 1 di wilayah Karya Jaya dengan jumlah beras mencapai 6.000 kilogram.

Ihsan menambahkan, untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan proses penyaluran berjalan lancar, Bulog Kanwil Sumsel dan Babel juga memiliki stok beras sebanyak 82.764.272 kilogram atau sekitar 82,7 juta kilogram.

Ketersediaan stok tersebut menjadi salah satu upaya Bulog dalam menjaga ketahanan pangan serta memastikan kebutuhan beras masyarakat di Sumsel tetap terpenuhi.

Sumber berita: Tribunnews Sumbangsel
Sumber foto: Humas Kemenko Pangan



#Cadangan_Pangan_dan_Bantuan_Pangan #kementerian_koordinator_bidang_pangan #menteri-koordinator-bidang-pangan

33 Views