Search
03 November 2026
Salurkan Beras Lanjutan di Sumbar, Zulhas: Kalau Mendesak Jemput ke BulogPadang - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyalurkan bantuan pangan beras bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah di Padang, Sumatera Barat. Bantuan pangan sebelumnya dijadwalkan berakhir pada bulan September lalu, namun pemerintah memutuskan melanjutkan pemberian bantuan.
"Bantuan dilanjutkan untuk Oktober, November, Desember. Tiga bulan diperpanjang. Masing-masing 10 kilo sebulan, dibagi rapel sekaligus 30 kilo. Kalau 10 kilo-10 kilo dikirim terpisah ongkosnya kemahalan, makanya sekaligus. Pemerintah sudah memutuskan bantuan pangan untuk 33,2 juta KK desil 1 hingga desil 4 di Indonesia," ujar Zulhas di Kantor Lurah Lubuk Buaya, Kota Padang, Selasa (3/11/2026).
Menurut Zulhas, kebijakan memperpanjang penyaluran bantuan pangan beras merupakan kebijakan pemerintah untuk meringankan beban ekonomi dan meredam dampak kenaikan harga bahan pokok akibat peralihan musim.
Pihak Bulog diminta untuk segera mendistribusikan beras ke lapangan tanpa menunggu proses birokrasi selesai, demi kecepatan penyaluran.
"Jadi Bagi masyarakat kategori desil 1 hingga desil 4 yang persediaan beras di rumahnya sudah habis namun belum mendapatkan jadwal pembagian. Kalau mendesak langsung saja jemput ke kantor Bulog terdekat," ujarnya.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumbar, Maruly Abraham merinci, tercatat sebanyak 648.991 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Sumatera Barat yang akan menerima bantuan ini dengan total kuantum beras mencapai 19.469 ton.
Di Kota Padang, alokasi diberikan kepada 74.700 penerima dengan kuantum 2.241 ton, termasuk menyasar kelompok pengemudi ojek online (ojol) dan anak yatim.
Sementara khusus di tingkat Kecamatan Koto Tangah, ada kepada 15.000 penerima, sementara di Kelurahan Lubuk Buaya tercatat sebanyak 1.132 penerima-dengan 218 di antaranya merupakan warga desil 1 yang menerima total kuantum 6,5 ton.
Sumber berita: Detik.com
Sumber foto: Humas Kemenko Pangan