Search

Berita

Menko Pangan RI Kunjungi NTT, Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih


Menko Pangan RI Kunjungi NTT, Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih

02 Agustus 2025

Menko Pangan RI Kunjungi NTT, Percepat Operasionalisasi Koperasi Merah Putih

NTTHits.com, Kupang - Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka monitoring dan percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP).

Kunjungan ini menjadi yang pertama usai peluncuran kelembagaan koperasi tersebut secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada 22 Juli 2025 lalu.

Turut mendampingi dalam rombongan nasional ini antara lain Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani.

Rombongan disambut langsung oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di VIP Room Bandara El Tari Kupang, Jumat (1/8) siang. Usai menunaikan Salat Jumat di Masjid Mujahidin Lanud El Tari, Menko Pangan dan rombongan meninjau aktivitas perkebunan GS Organik dan KDMP Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

“NTT adalah prioritas utama kunjungan saya setelah seluruh koperasi terbentuk. Ini adalah langkah awal membangun ekonomi dari desa,” tegas Zulkifli Hasan saat menyapa anggota koperasi dan masyarakat.

Bangun Ekonomi dari Desa

Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menekankan bahwa kekuatan ekonomi nasional harus tumbuh dari desa. Kehadiran Kopdes Merah Putih, menurutnya, bukan hanya lembaga simpan pinjam, tapi badan usaha produktif yang mampu menjadi solusi distribusi pangan, pupuk, hingga kebutuhan pokok.

“Kita ingin anak-anak muda di desa punya peluang usaha. Indonesia harus tumbuh dari desa,” ujarnya.

Zulkifli juga menyinggung komitmen Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui kebijakan yang berbasis pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Presiden Prabowo itu patriot, cerdas, dan memahami sejarah. Semua kebijakannya untuk pemberdayaan dan kemajuan,” tambahnya.

NTT Capai 100 Persen Pembentukan KDMP/KKMP

Dalam pertemuan di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT, Gubernur Melki Laka Lena melaporkan bahwa dari total 3.137 desa dan 305 kelurahan di NTT, seluruhnya telah membentuk KDMP/KKMP melalui musyawarah khusus dan telah memiliki akta notaris serta pengesahan badan hukum.

“NTT menjadi salah satu provinsi pertama yang menuntaskan pembentukan koperasi ini secara penuh. Ini adalah langkah historis menuju kemandirian ekonomi rakyat dari desa,” kata Melki.

Melki juga memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah diambil Pemprov NTT, mulai dari sosialisasi masif, fasilitasi legalitas koperasi secara gratis, hingga pelatihan manajemen bagi pengurus.

Saat ini, dua koperasi percontohan telah berjalan di Penfui Timur (Kabupaten Kupang) dan Fatuketi (Kabupaten Belu). Namun demikian, Gubernur tak menampik masih adanya tantangan seperti penguatan SDM koperasi, infrastruktur pendukung, serta akses pendanaan.

Koperasi Sebagai Agen Penyalur Tanpa Izin Khusus

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menambahkan bahwa koperasi yang telah berbadan hukum dan memiliki Nomor AHU dari Kementerian Hukum dan HAM dapat langsung menjalankan fungsi sebagai agen penyalur pupuk, LPG, dan kebutuhan lainnya, tanpa perlu izin tambahan.

Namun ia mengingatkan pentingnya manajemen koperasi yang transparan dan profesional agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun negara.

Tutup Kunjungan dengan Tanam Padi di Noelbaki

Menutup rangkaian kunjungan di Kupang, Menko Pangan RI bersama Gubernur dan jajaran juga melakukan kegiatan simbolis penanaman padi bersama para petani di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah.

Sumber berita: ntthits.com
Sumber foto: Humas Kemenko Pangan



#menteri-koordinator-bidang-pangan #kementerian_koordinator_bidang_pangan

19 Views