Search
28 Agustus 2025
Koperasi Merah Putih Sepi sampai Tutup, Zulhas Minta Pengurus Kerja KerasMAGELANG, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas menanggapi fenomena sepinya layanan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) hingga ada yang tutup setelah lebih dari sebulan diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Zulhas, pengurus koperasi harus bekerja keras agar usaha tetap berjalan, sebab program prioritas ini menekankan pada pemberdayaan masyarakat.
“Koperasi kita ini bukan bagi-bagi uang. Ini intinya pemberdayaan,” ucap Zulhas saat meninjau Koperasi Merah Putih Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (28/8/2025).
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai wajar bila koperasi menghadapi tantangan dalam menjalankan bisnisnya.
Ia menyarankan agar pengurus menyampaikan kendala kepada bupati atau wali kota selaku ketua satgas percepatan pembentukan koperasi di tingkat kabupaten/kota.
Koperasi di Hambalang Sepi Sebelumnya, Kompas.com melaporkan kondisi Koperasi Merah Putih di Desa Hambalang, Bogor, Jawa Barat, yang sepi meski lokasinya dekat dengan rumah Presiden Prabowo.
Saat ditinjau pada Kamis (21/8/2025), bangunan sederhana koperasi tampak lengang. Hanya empat pengelola berjaga di lokasi. Toko sembako memang buka, namun rak-raknya lebih banyak kosong.
Sementara unit layanan kesehatan lebih mengenaskan, dengan pintu klinik apotek terkunci rapat, kursi tunggu berdebu, dan tanpa tenaga medis. Klinik tersebut bahkan belum pernah benar-benar beroperasi sejak diresmikan Juli lalu.
Kios layanan lain juga tak berjalan. Gerai pupuk hanya menerima satu pengunjung sepanjang siang, sementara pangkalan LPG tidak berfungsi karena tabung kosong.
Seorang pengelola Kopdes mengakui terbatasnya barang di toko disebabkan ketiadaan modal. Minimnya sosialisasi ke masyarakat juga membuat koperasi sulit dikenal dan dimanfaatkan warga.
Sumber berita: kompas.com
Sumber foto: Humas Kemenko Pangan