Search
15 Agustus 2025
Kemenko Pangan Akan Bangun Pabrik Pengolahan Sampah Jadi EnergiJAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan pihaknya telah mendapatkan mandat dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membangun pabrik pengolahan sampah menjadi energi.
Dia bilang Danantara menargetkan pembangunan pabrik tersebut bisa selesai selambat-lambatnya dua tahun ke depan.
“Kami dapat tugas Danantara untuk menyelesaikan waste to energy atau sampah selambat-lambatnya 2 tahun yang puluhan tahun tidak selesai,” ujarnya dalam Konferesi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Sebagai langkah awal untuk target tersebut, pihaknya juga akan menyusun aturan untuk pembangunan pabrik tersebut yang diharapkan bisa selesai dalam pekan depan.
“Mudahan-mudahan kita akan kerjakan pengolahan sampah, mudah-mudahan 6 bulan soal administrasinya bisa selesai dan setahun bisa untuk pembangunannya,” katanya.
Sebelumnya, pemerintah menargetkan 30 kota besar di Indonesia dapat mengolah sampah menjadi listrik dan bahan bakar minyak (BBM) pada 2029 dengan kapasitas setiap fasilitas mencapai 20 megawatt (MW).
“Kalau kota-kota besar itu, kami targetkan sekitar 30 kota besar, setiap kota besar itu bisa menghasilkan listrik sekitar 20 megawatt,” kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung di Jakarta, Rabu (12/3/2025).
Yuliot bilang pengolahan sampah tak hanya ditargetkan menghasilkan listrik, tetapi juga BBM melalui penggunaan teknologi pirolisis.
Target ini disebutnya bisa dicapai dengan mengintegrasikan pengolahan sampah dengan teknologi.
“Yang bahan organik itu juga bisa menghasilkan bioenergi, apakah biogas atau biomassa. Ini yang sedang kami rumuskan,” ucapnya.
Sumber berita dan foto: Kompas.com