Search
10 Mei 2026
Zulhas Pamer Kinerja Menko Pangan, Harga Gabah NaikKetua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas memamerkan kinerjanya sebagai Menteri Koordinator (Menko) Pangan saat menghadiri Pelantikan DPW PAN Jawa Barat dan DPD PAN se-Jawa Barat di Jawa Barat, Minggu (10/5/2026).
Ia semula menyebutkan, kader PAN harus bekerja untuk masyarakat, meskipun tidak menjabat di eksekutif maupun legislatif. Katanya, karena banyak kader PAN yang menjabat di eksekutif/legislatif, masyarakat kian puas dengan kinerja pemerintah/anggota dewan.
"Petani-petani sekarang senang. Dulu harga gabah Rp6.000 Pak Gubernur [Jawa Barat], sekarang Rp6.500. Beda dikit, cuma Rp500, tetapi semangatnya lain," tuturnya.
Menurut Zulhas, saat harga masih Rp6.000, gabah harus memiliki kadar air 14 persen-18 persen agar dapat diserap pemerintah melalui Perum Bulog. Usai menjabat Menko Pangan, ia mengaku meminta adanya kelonggaran penyerapan gabah.
Pemerintah kemudian mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) yang melonggarkan aturan soal penyerapan gabah. Akan tetapi, masih ada hambatan di lapangan terkait penyerapan gabah.
Zulhas lantas berkoordinasi dengan TNI-Polri agar penyerapan gabah berjalan dengan lancar.
"Minggu kedua saya panggil TNI, TNI suruh ngomong di media, 'Eh Babinsa, Dandim tolong diperiksa kenapa itu di kabupaten anu harga gabah masih di bawah 6,5.' Alhamdulillah sekarang kata Pak Gubernur di, Jawa Barat rata-rata Rp7.000 [harga gabah]," tuturnya.
Zulhas menyebutkan, juga saat menjadi Menko Pangan, ia memangkas seratusan aturan terkait pupuk. Aturan mengenai pupuk semula dibuat untuk menyusahkan masyarakat.
Dengan pemangkasan aturan tersebut, penyerapan pupuk disebut meningkat signifikan.
"Pupuk tiga kali rapat kita beresin. Saya pangkas aturan 145 [aturan], tinggal tiga [aturan]. Pupuk dari 6 juta yang terserap, begitu tahun 2025, kita pangkas [aturan], terserap 9,55 juta ton [pupuk]. Apa dampaknya? Produksi beras naik, dari 30 juta, naik 8 persen [atau setara] 2,4 juta," sebutnya.
Sumber Foto : Tirto
Sumber Berita : Tirto