Search
05 Agustus 2026
Pemerintah Kebut Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih hingga 2029JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menggencarkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) hingga 2029. "Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih hingga 2029," ungkap Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Rabu (5/8/2026). Menteri yang akrab disapa Zulhas mengatakan, di tahap awal 1.369 kawasan pesisir ditargetkan rampung dibangun menjadi KNMP pada tahun ini.
Pembangunan tahap pertama telah rampung 100 persen di 65 lokasi pada 25 provinsi. Sementara tahap kedua tengah berlangsung di 35 lokasi dan ditargetkan selesai secara bertahap pada Agustus 2026. "Di Sulawesi Selatan, enam kawasan KNMP telah dibangun di Kabupaten Takalar, Bone, Jeneponto, Bulukumba, Sinjai, dan Kota Makassar," sambung dia. Salah satu yang siap beroperasi adalah KNMP Untia, Kota Makassar, yang dikembangkan sebagai kawasan ekonomi nelayan terpadu.
Kawasan tersebut terdapat 193 nelayan aktig dengan 101 kapal dan menghasilkan sekitar 450 ton ikan per tahun, yang didominasi komoditas ikan kembung, layang, tembang, serta kepiting. KNMP Untia dilengkapi fasilitas dermaga, bengkel dan docking kapal, kios perbekalan, pabrik es, cold storage, hingga sentra kuliner. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk memangkas biaya operasional nelayan, menjaga mutu hasil tangkapan, serta memperluas akses pasar.
Kehadiran KNMP diyakini dapat membantu ketahanan pangan di setiap daerah menjadi lebih cepat. "Pemerintah ingin nelayan tidak lagi hanya menjual hasil tangkapan, tetapi menjadi bagian dari rantai ekonomi yang lebih besar. KNMP menjadi pusat produksi, pengolahan, penyimpanan hingga distribusi hasil perikanan, sehingga nilai tambahnya dinikmati masyarakat pesisir," jelas dia.
Sumber berita: Kompas.com
Sumber foto: Humas Kemenko Pangan