Search

Siaran Pers

Menko Pangan Tinjau Dua SPPG di Kabupaten Gowa, Tegaskan Pentingnya Layanan Gizi Tanpa Henti Saat Libur Sekolah


Menko Pangan Tinjau Dua SPPG di Kabupaten Gowa, Tegaskan Pentingnya Layanan Gizi Tanpa Henti Saat Libur Sekolah

06 Februari 2026

Menko Pangan Tinjau Dua SPPG di Kabupaten Gowa, Tegaskan Pentingnya Layanan Gizi Tanpa Henti Saat Libur Sekolah

Gowa, 06 Februari 2026 – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan
melaksanakan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di
Kab. Gowa, yaitu SPPG Somba Opu Tombolo 2 didampingi oleh Kepala SPPG
Faisal, Kunjungan ini bertujuan memastikan efektivitas Program Makan Bergizi
Gratis (MBG) bagi anak sekolah dan tenaga pengajar, terutama dalam menyiasati
masa libur sekolah, serta mendorong sinergi antara SPPG dengan pelaku usaha
mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

SPPG Somba Opu (beroperasi sejak 08 Desember 2025) melayani 2.817 penerima
manfaat, terdiri dari 2.620 siswa serta 197 Tenaga Pendidik. SPPG Somba Opu
Tombolo 2 (beroperasi sejak 08 Desember 2025) didukung 50 tenaga (47 relawan, 1
Ka. SPPG, 1 ahli gizi, dan 1 akuntan) dan melayani 2.817 penerima manfaat yang
tersebar di 9 sekolah.

Menko Pangan secara khusus mengapresiasi strategi SPPG Somba Opu Tombolo 2
dalam menjaga kontinuitas distribusi MBG di masa libur sekolah. Pada kunjungan
hari Jumat (06/02/2026), terlihat langsung bahwa dapur umum ini tetap
mendistribusikan MBG kepada 2817 penerima manfaat, yang terdiri dari 2620 siswa
dan 197 Tenaga Pendidik.

Kepala SPPG Somba Opu Tombolo 2, Faisal, menjelaskan bahwa pada umumnya
menu MBG yang didistribusikan kepada penerima manfaat berupa menu basah.
Namun, seiring dengan persiapan menghadapi bulan Ramadan, SPPG mulai
menyesuaikan pola distribusi dengan menyediakan menu kering yang lebih praktis
dan tetap memenuhi standar gizi.

“Biasanya kami mendistribusikan menu basah, namun untuk persiapan Ramadan
kami mulai menyiapkan menu kering seperti roti, kacang-kacangan, dan susu UHT
kemasan. Menu kering ini tetap kami susun dengan memperhatikan keseimbangan
gizi, yang mencakup sumber karbohidrat, protein nabati, protein hewani, serta serat"
ujar Faisal.

Menko Pangan menambahkan, keberadaan ahli gizi di setiap SPPG merupakan
bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan Program MBG tidak hanya
berjalan secara berkelanjutan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap
peningkatan kualitas gizi anak sekolah dan tenaga pendidik.

Dengan pendampingan tenaga profesional, penyesuaian menu di berbagai kondisi,
termasuk masa libur sekolah dan bulan Ramadan, diharapkan tetap menjaga mutu
dan manfaat program bagi masyarakat.


Unduh Lampiran : Lampiran



#menteri-koordinator-bidang-pangan #kementerian_koordinator_bidang_pangan

237 Views