Potensi pasar internasional pun terbuka. Pada kesempatan tersebut, misi dagang Nigeria yang berkunjung ke anjungan Kemenko Pangan menunjukkan ketertarikan khusus pada produk susu kambing Indonesia yang dinilai mudah dicerna dan bernilai gizi tinggi. Diketahui bahwa kambing memiliki peran penting di banyak negara Afrika, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun ketahanan pangan. Bagi Indonesia, negara-negara Afrika dapat menjadi mitra potensial dalam perdagangan kambing dan domba karena tingginya konsumsi daging ruminansia kecil, terutama di kawasan Afrika Utara dan Afrika Timur, serta adanya permintaan musiman pada hari-hari besar keagamaan. Potensi pemasaran inovasi susu kambing Indonesia untuk negara-negara Afrika menjadi sinyal kuat bagi peternak kambing perah dan pelaku usaha untuk menembus pasar global.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong pemahaman masyarakat tentang pentingnya diversifikasi protein hewani untuk mendukung ketahanan pangan dan kualitas hidup. Susu kambing punya potensi besar untuk melengkapi kebutuhan nutrisi sekaligus menggerakkan ekonomi peternak rakyat," ujar Fatma.
Tidak hanya soal gizi, sesi ini juga mengulas perkembangan peternakan kambing perah rakyat, inovasi produk olahan, hingga penguatan akses pasar melalui peningkatan kualitas induk kambing perah yang produktif.
Di anjungan Kemenko Pangan, pengunjung dapat mencicipi langsung tiga racikan unggulan: susu kambing herbal dari Etawalin, susu kambing dengan krim dari Capriva, dengan keunggulan bebas dari campuran maltodextrin, bebas bahan pengawet, serta memiliki rasa manis alami tanpa gula tambahan. Dalam kegiatan ini juga tersaji susu kambing segar Mendha Milk asal Banyumas. Pengunjung juga berdialog langsung dengan peternak dan pelaku usaha untuk mendapatkan informasi valid soal proses produksi, jaminan mutu, hingga prospek bisnis.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa promosi pangan melalui pameran bukan sekadar display produk, melainkan ruang dialog yang mempertemukan pemerintah, peternak, produsen, dan konsumen.
Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Karsan menyampaikan bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat, Kemenko Pangan mendorong peningkatan daya saing produk peternakan melalui peningkatan produksi, perluasan pemasaran dan kualitas. “Kemenko pangan akan mengawal usaha-usaha yang dilakukan oleh para pelaku peternak kambing domba untuk berinovasi dalam memproduksi dan mengolah produk domba, kambing sehingga pada akhirnya masyarakat menjadi sangat mengenal dan terbiasa mengkonsumsinya.”
Partisipasi Kemenko Pangan di Trade Expo Indonesia merupakan bagian dari upaya memperluas promosi komoditas pangan strategis nasional dan mengenalkan inovasi pangan kepada masyarakat luas dan calon mitra usaha global. Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, diharapkan minat masyarakat terhadap produk peternakan dalam negeri, khususnya susu kambing, semakin meningkat untuk mewujudkan ekosistem pangan yang lebih beragam, bergizi, dan berkelanjutan.