Search
11 September 2026
Hadapi Kemarau dan Paceklik, Pemerintah Percepat Bantuan Pangan untuk 1,24 Juta Warga LampungLampung Selatan, 11 September 2026 — Mengantisipasi tekanan pangan akibat kemarau panjang dan memasuki periode paceklik, pemerintah mempercepat penyaluran Bantuan Pangan kepada masyarakat yang membutuhkan. Di Provinsi Lampung, sebanyak 1.242.582 penerima bantuan pangan (PBP) menjadi sasaran program pemerintah periode Juli–September 2026.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau langsung penyaluran Bantuan Pangan di Desa Pisang, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (11/9). Kehadiran pemerintah di daerah ini menegaskan komitmen untuk memastikan bantuan segera diterima masyarakat sekaligus menjaga daya beli dan ketahanan pangan keluarga.
Kebijakan ini merupakan langkah antisipatif agar pasokan pangan tetap tersedia dan masyarakat tidak terbebani oleh potensi kenaikan harga akibat tekanan produksi maupun distribusi.
Bantuan Pangan Berlanjut hingga Akhir Tahun
Pemerintah memastikan dukungan kepada masyarakat penerima manfaat terus berlanjut. Atas arahan Presiden, Bantuan Pangan akan dilanjutkan untuk periode Oktober–Desember 2026. Keberlanjutan program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga perlindungan sosial sekaligus ketahanan pangan masyarakat di tengah dinamika ekonomi dan kondisi produksi pangan.
Kementerian Koordinator Bidang Pangan juga terus memperkuat sinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, BULOG, dan seluruh pemangku kepentingan agar program stabilisasi pangan berjalan efektif, tepat sasaran, dan responsif terhadap perubahan kondisi di lapangan.
Melalui percepatan Bantuan Pangan di Lampung Selatan dan penguatan stok pangan nasional, pemerintah memastikan masyarakat tetap terlindungi dan pasokan pangan tetap terjaga, terutama saat menghadapi kemarau dan paceklik.
Unduh Lampiran : Lampiran