Search

Siaran Pers

DIALOG INTERAKTIF DAGING KAMBING DAN DOMBA NUSANTARA DI TRADE EXPO INDONESIA TEGASKAN: INDONESIA TELAH SWASEMBADA DOMBA DAN KAMBING


DIALOG INTERAKTIF DAGING KAMBING DAN DOMBA NUSANTARA DI TRADE EXPO  INDONESIA TEGASKAN: INDONESIA TELAH SWASEMBADA DOMBA DAN KAMBING

16 Oktober 2026

DIALOG INTERAKTIF DAGING KAMBING DAN DOMBA NUSANTARA DI TRADE EXPO INDONESIA TEGASKAN: INDONESIA TELAH SWASEMBADA DOMBA DAN KAMBING

Tangerang, 16 Oktober 2026 – Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyelenggarakan Dialog Interaktif Daging Kambing dan Domba Nusantara di Anjungan Kemenko Pangan dalam rangkaian kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI). Kegiatan ini menjadi sarana edukasi dan diseminasi informasi mengenai penguatan pemasaran hasil peternakan kambing dan domba untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat kesejahteraan peternak rakyat.

Trade Expo Indonesia Kementerian Perdagangan merupakan pameran perdagangan internasional terbesar di Indonesia yang menjadi wadah promosi produk unggulan nasional untuk pasar global. Keikutsertaan Kemenko Pangan dalam kegiatan ini bertujuan untuk memperluas diseminasi kebijakan dan memperkenalkan berbagai capaian usaha pangan, pertanian dan peternakan khususnya produk yang telah swasembada kepada buyer domestik dan internasional.

Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Produk Peternakan, Harimurti, menegaskan bahwa penguatan pemasaran daging domba dan kambing menjadi isu strategis yang diangkat dalam ajang TEI, mengingat Indonesia telah mencapai swasembada untuk kedua komoditas tersebut. Kementerian Pertanian telah menyampaikan bahwa komoditas daging domba dan kambing dapat dikatakan telah swasembada karena kebutuhan daging domba dan kambing nasional telah dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri, dengan impor kurang dari 10% kebutuhan nasional dan dibatasi untuk produk dengan kualitas tertentu. Kondisi ini didukung oleh populasi kambing nasional yang telah mencapai lebih dari 15,4 juta ekor dan populasi domba sekitar 9,15 juta ekor. Capaian tersebut mencerminkan peran penting peternak rakyat dalam mendukung ketahanan pangan dan penyediaan protein hewani nasional. Ke depan, pemerintah tidak hanya mendorong penguatan penyerapan dan pemasaran di pasar domestik, tetapi juga memperluas akses pasar ekspor guna meningkatkan nilai tambah produk, daya saing, dan kesejahteraan peternak nasional. Dialog interaktif difasilitasi oleh Ikka FM Kennedy Penelaah Teknis Kebijakan pada Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Produk Peternakan mengajak pengunjung anjungan Kemenko Pangan membahas perkembangan industri kambing dan domba nasional, ragam kuliner olahan kambing nusantara, serta peluang pengembangan pasar domestik dan internasional.

Dalam dialog terungkap bahwa komoditas daging kambing dan domba merupakan salah satu sektor peternakan dengan keterlibatan peternak rakyat sebagai tulang punggung produksi, memiliki akar budaya yang kuat dalam memenuhi kebutuhan qurban dan aqiqah serta aneka kuliner berbahan baku kambing untuk horeka. Penyerapan produk daging kambing dan domba masih sangat terbuka untuk kebutuhan rumah tangga. Saat ini daging domba dan kambing belum banyak dihadirkan dalam pasar retail sebagai alternatif protein hewani yang saat ini didominasi daging ayam dan daging sapi.

Ikka Kennedy menyampaikan bahwa keberhasilan swasembada pada komoditas kambing dan domba merupakan modal penting dalam peningkatan daya saing sekaligus memperluas pasar untuk peningkatan kesejahteraan peternak. "Keberhasilan memenuhi kebutuhan daging kambing dan domba dari produksi nasional menunjukkan bahwa peternak Indonesia memiliki kapasitas yang kuat untuk mendukung ketahanan pangan. Tantangan ke depan adalah bagaimana meningkatkan produktivitas, kualitas, dan nilai tambah agar komoditas ini semakin kompetitif dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi peternak," ujarnya.

Lebih lanjut, Kemenko Pangan mendorong penguatan kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, pelaku usaha, asosiasi, lembaga keuangan, dan peternak dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok, akses pembiayaan, penerapan teknologi budidaya, serta perluasan akses pasar. Melalui kegiatan ini, Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Produk Peternakan Harimurti berharap masyarakat semakin mengenal keunggulan daging kambing dan domba nusantara sebagai produk peternakan nasional yang berkualitas serta semakin mendukung konsumsi dan pengembangan produk dalam negeri.

Selain penyampaian diskusi, pengunjung anjungan juga berkesempatan mengikuti quiz seputar domba dan kambing dengan hadiah menarik.


Unduh Lampiran : Lampiran



#kementerian_koordinator_bidang_pangan

7 Views