Search
29 Agustus 2025
56 Kelompok Tani di Kebumen Terima 136 Alsintan dari Menko Pangan, Petani: Bisa Kejar TanamTRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyerahkan bantuan 136 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 56 kelompok tani di Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (29/8/2025).
Bantuan tersebut di antaranya hand traktor, pompa air, gerobak sorong, mesin perajang tembakau, traktor roda dua dan roda empat, juga power thresher.
Bantuan bagi 56 kelompok tani di 19 kecamtan di Kebumen itu diserahkan di gedung Setda Kebumen.
Bantuan ini disambut gembira Anifudin, petani asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Buluspesantren.
Menurutnya, bantuan alsintan sangat membantu petani, khususnya menghadapi lahan kering.
"Insyaallah, nanti akan digunakan untuk musim tanam satu (MT 1), sangat membantu sekali untuk kejar tanam," ucap Anifudin.
Sementara, Zulhas mengatakan, bantuan alsintan tersebut tak hanya dari APBN tetapi juga didukung APBD Kebumen dan APBD Jateng.
Selain alat pertanian, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan.
"Pemerintah juga sudah menyalurkan bantuan pangan sebanyak 360 ribu ton beras kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu, jika masih ada daya beli yang rendah, kita ada SPHP 1,3 juta ton beras," ujar Zulhas.
Kunjungan Menko Pangan ke Kebumen ini difokuskan pada penguatan ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan ekonomi desa.
Sebelum memberikan bantuan alsintan, Zulhas meresmikan Koperasi Desa Merah Putih dan meninjau UMKM di Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, Kebumen.
Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi desa sekaligus wadah anak-anak muda untuk mengembangkan diri dan berkarya.
Menurut Zulhas, koperasi dapat melahirkan berbagai usaha produktif di desa, mulai dari penyediaan pupuk, distribusi gas melon, kerja sama dengan Bulog, hingga unit usaha lain yang sesuai kebutuhan masyarakat.
"Dengan koperasi, desa tidak hanya menjadi konsumen tetapi juga mampu menjadi produsen sekaligus penggerak ekonomi lokal," kata Zulhas.
"Ada satgas khusus yang saya pimpin bersama para menteri, karena koperasi ini masih bayi yang harus dijaga sungguh-sungguh," tegasnya.
Sementara, Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan, sektor pertanian menjadi tulang punggung utama perekonomian daerah.
"Pertanian adalah kekuatan utama Kebumen, dan petani adalah tulang punggung, tanpa mereka ketahanan pangan tidak akan terjaga," ungkap Lilis.
Selain bantuan alsintan, Pemkab Kebumen juga menyalurkan 5 ton beras cadangan pangan untuk 500 keluarga penerima manfaat di lima kelurahan dan desa.
Masing-masing keluarga menerima 10 kilogram beras medium yang didistribusikan ke Kelurahan Bumirejo, Kelurahan Kebumen, Kelurahan Tamanwinangun, Desa Kutosari, serta Desa Pejagoan.
Bupati Lilis berharap, seluruh bantuan ini mampu meringankan beban warga, meningkatkan produktivitas petani, serta memperkuat semangat gotong royong di pedesaan.
Sumber berita: banyumas tribunnews
Sumber foto: Humas Kemenko Pangan