Search

Siaran Pers

Menko Pangan Kembali Beraktivitas Usai Idul Fitri Bahas Kondisi Pangan dan Pengendalian Inflasi


Menko Pangan Kembali Beraktivitas Usai Idul Fitri  Bahas Kondisi Pangan dan Pengendalian Inflasi

25 Maret 2026

Menko Pangan Kembali Beraktivitas Usai Idul Fitri Bahas Kondisi Pangan dan Pengendalian Inflasi

Jakarta, 25 Maret 2026 — Menteri Koordinator Bidang Pangan kembali beraktivitas kerja di kantor pada 25 Maret 2026, segera setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H usai. Dalam aktivitasnya, Menko Pangan langsung membahas perkembangan kondisi pangan nasional, khususnya terkait langkah-langkah pengendalian inflasi pasca Lebaran. Menko Pangan menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan serta harga bahan pangan strategis, mengingat meningkatnya dinamika kebutuhan masyarakat selama dan setelah periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Berdasarkan pemantauan lintas sumber resmi per 25 Maret 2026, yaitu Panel Informasi Harga PanganStrategis (PIHPS) Bank Indonesia, Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP)Kementerian Perdagangan, serta data Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga pangan nasionalsecara umum berada dalam kondisi stabil dengan fluktuasi yang relatif terbatas antarwilayah.Pergerakan harga yang terjadi masih dalam kisaran wajar dan tidak menunjukkan lonjakan yangsignifikan pasca periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).Untuk komoditas utama sepertiberas, minyak goreng, dan gula konsumsi, pergerakan harga terpantau cenderung stabil dengan variasiantar daerah yang masih terkendali. Sementara itu, pada komoditas hortikultura seperti cabai, terdapatdinamika harga yang bersifat musiman, namun tidak mengindikasikan gangguan pasokan yang berarti. Di tengah dinamika global, termasuk adanya gejolak harga minyak dunia akibat konflik internasional,pemerintah menilai bahwa ekosistem pangan nasional yang semakin berkembang mampu meredamsebagian dampak eksternal tersebut. Sejauh ini, kondisi tersebut belum menunjukkan adanya tekananyang berarti terhadap harga pangan di dalam negeri maupun terhadap daya beli masyarakat.

Kondisi ini mencerminkan bahwa upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan hargapangan berjalan efektif pasca HBKN. Koordinasi lintas kementerian/lembaga serta pemerintah daerahterus diperkuat guna mengantisipasi potensi gejolak harga ke depan.Kementerian Koordinator BidangPangan akan terus memantau perkembangan kondisi pangan nasional serta mendorong langkahlangkah strategis yang diperlukan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligusmendukung pengendalian inflasi secara berkelanjutan.​


Unduh Lampiran : Lampiran



#menteri-koordinator-bidang-pangan

158 Views